URGENSI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI SEKOLAH DASAR PADA ERA 5.0
Kata Kunci:
Urgensi, Pendidikan Multikultural, Era 5.0Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah urgensi pendidikan multikultural di Sekolah Dasar (SD) pada era 5.0, khususnya di SDN 3 Metro Barat. Pendidikan multikultural dianggap penting dalam menghadapi tantangan global, di mana keberagaman suku, agama, dan budaya semakin nyata dalam kehidupan sehari-hari. Namun, penerapan pendidikan multikultural di sekolah dasar sering kali masih terbatas dan kurang terintegrasi dalam kurikulum. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana pendidikan multikultural dapat menjadi solusi untuk meningkatkan pemahaman keberagaman di kalangan siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi. Wawancara dilakukan terhadap guru dan siswa, sementara observasi difokuskan pada interaksi sosial siswa di dalam dan luar kelas. Dokumentasi sekolah dianalisis untuk mengevaluasi sejauh mana pendidikan multikultural diintegrasikan dalam program pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kesadaran akan pentingnya pendidikan multikultural telah ada, implementasinya masih kurang optimal. Guru merasa kurang didukung oleh modul khusus dan pelatihan yang memadai, sementara siswa cenderung berinteraksi dalam kelompok yang homogen secara budaya atau agama. Pembahasan penelitian ini mengungkapkan bahwa solusi yang dapat diterapkan adalah penyusunan modul pendidikan multikultural yang terstruktur, pelatihan bagi guru, serta pengembangan program ekstrakurikuler yang fokus pada kegiatan lintas budaya. Kesimpulannya, pendidikan multikultural perlu diterapkan secara lebih sistematis untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mempersiapkan siswa menghadapi tantangan keberagaman di era 5.0.
Unduhan
Referensi
Banks, J. A. (2009). Multicultural Education: Issues And Perspectives. New York: John Wiley & Sons.
Creswell, J. W. (2013). Research Design: Qualitative, Quantitative, And Mixed Methods Approaches. London: Sage Publications.
Hidayati, N. (2021). Pendidikan Multikultural Di Sekolah Dasar: Teori Dan Praktik. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Thousand Oaks, Ca: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Pt Remaja Rosdakarya.
Nasution, M. (2020). Permasalahan Pendidikan Multikultural Di Indonesia. Jurnal Pendidikan Dasar, 22(1), 30-40.
Nasution, S. (2016). Pendidikan Multikultural Dalam Kurikulum Nasional. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(3), 123-130.
Pramudya, R. A. (2022). Reformasi Kurikulum Pendidikan Multikultural. Jurnal Pendidikan Dan Kemanusiaan, 11(3), 90-102.
Rukmini, D. (2021). Pengembangan Kurikulum Berbasis Multikultural Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(1), 15-25.
Sari, R. F. (2023). Tantangan Dan Peluang Pendidikan Multikultural Di Era Digital. Jurnal Pendidikan Multikultural, 5(1), 77-85.
Setara Institute. (2022). Laporan Tahunan: Indeks Toleransi Di Sekolah-Sekolah Indonesia. Jakarta: Setara Institute.
Sugiharto, S. (2020). "Pendidikan Multikultural Dalam Membangun Toleransi Siswa". Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 45-56.
Susanti, L. (2019). Pengembangan Model Pendidikan Multikultural Di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 28(4), 205-215.
Suparno, S. (2020). Peran Guru Dalam Mengimplementasikan Pendidikan Multikultural Di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 26(2), 88-96.
Suyanto, A. (2015). Implementasi Pendidikan Multikultural Di Sekolah Dasar: Tantangan Dan Strategi. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 1(2), 45-56.
Tilaar, H. A. R. (2004). Multikulturalisme: Tantangan-Tantangan Global Masa Depan Dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Jakarta: Pt Grasindo.
Unesco. (2019). Global Education Monitoring Report: Migration, Displacement And Education – Building Bridges, Not Walls. Paris: Unesco.
Zainuddin, A. (2023). Dampak Kurikulum Merdeka Terhadap Pendidikan Multikultural Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Sosial Budaya, 3(4), 110-120.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 adzkyasalsabila cahyono, dimas prasetyo, dea oktasari, melda setialista (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










