THE IMPLICATIONS OF MULTICULTURAL EDUCATION IN IPAS LEARNING AS AN EFFORT TO PREVENT NATIONAL DISINTEGRATION
DOI:
https://doi.org/10.23960/q12dvg42Keywords:
Multikultural, Pembelajaran IPAS, Disintegrasi, KeberagamanAbstract
Multicultural education represents a critical framework in addressing the cultural diversity present in Indonesia. This study seeks to elucidate the role of multicultural education within the Natural and Social Sciences (IPAS) curriculum as a proactive measure to avert societal disintegration. Employing a qualitative phenomenological approach, this research prioritizes the perspectives and experiences of educators and learners in the enactment of multicultural education within the classroom setting. The findings indicate that integrating multicultural education into Natural and Social Sciences (IPAS) enhances students' comprehension of diversity, fosters tolerance, and promotes collaborative efforts. This integration plays a pivotal role in fortifying the unity and cohesiveness of the nation. Additionally, this study uncovers that the implementation of multicultural education facilitates students in overcoming stereotypes and biases concerning different cultures, while simultaneously cultivating mutual respect among them. This research advocates for educators and policymakers to systematically embed multicultural education within the curriculum and instructional methodologies. It is anticipated that such measures will foster an inclusive and harmonious educational environment, thereby mitigating potential disintegration among students, particularly at the elementary school level, which serves as the cornerstone for nurturing a more tolerant and unified nation in the future.berkontribusi pada penguatan persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu, penelitian ini juga mengungkapkan bahwa penerapan pendidikan multikultural dapat membantu peserta didik mengatasi stereotip dan prasangka terhadap budaya lain, serta membangun sikap saling menghargai di antara mereka. Penelitian ini merekomendasikan agar pendidik dan
pengambil kebijakan dapat mengintegrasikan pendidikan multikultural secara sistematis dalam kurikulum dan metode pembelajaran. Dengan demikian, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang inklusif dan harmonis, serta mencegah potensi disintegrasi di kalangan peserta didik, terutama peserta didik tingkat sekolah dasar, yang merupakan fondasi bagi masa depan bangsa yang lebih toleran dan bersatu.
Downloads
References
Acep, V. D. A., Murtini, E., & Santoso, G. (2023). Menghargai Perbedaan: Membangun
Masyarakat Multikultural. Jurnal Pendidikan Transformatif, 2(2), 425-432.
Banks,James. (2000). Multicultural Education: Transforming the Mainstream curriculum.
Connecticut: Dushkin?McGraw-Hill, A Division of T
Febriansyah, F., & Muksin, N. N. (2020). Fenomena Media Sosial: Antara Hoax, Destruksi
Demokrasi, dan Ancaman Disintegrasi Bangsa. Sebatik, 24(2), 193-200.
Hakim, A. R., & Darojat, J. (2023). Pendidikan Multikultural dalam Membentuk Karakter
dan Identitas Nasional. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(3), 1337-1346.
Jamil, M. (2017). Hukum dan Radikalisme Agama di Indonesia.
Kelly, E. (2018). Pembentukan Sikap Toleransi Melalui Pendidikan Multikultural Di
Universitas Yudharta Pasuruan. Jurnal Psikologi: Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi
Universitas Yudharta Pasuruan, 5(1), 21-28.
Kaka, D. L. (2021). Usaha Mengatasi Ancaman Disintegrasi Bangsa dalam Rangka
Memupuk Persatuan dan Kesatuan Bangsa Pasca Kemerdekaan.
Mahendra, P. R. A. (2023). Peran Pendidikan IPS dalam Pendidikan Multikultural. Journal
on Education, 5(2), 4468-4475.
Muljana, S. (2008). Kesadaran Nasional, Dari Kolonialisme Sampai Kemerdekaan.
Yogyakarta: LKiS Pelangi Aksara.
Nurizzi, M. S., & Walidain, M. H. (2022). Imlikasi Pendidikan Multukultural. PIJAR: Jurnal
Pendidikan dan Pengajaran, 1(1), 13-17.
Petra Nababan, D. (2023). Kajian Teori Konflik Terhadap Disintegrasi Jemaat Di HKBP
Horsik Ressort Ajibata (Doctoral dissertation).
Putranto, A. (2017). Peran IPS Dalam Pendidikan Multikultural Di Indonesia. JUSIE (Jurnal
Sosial dan Ilmu Ekonomi), 1(02), 112-120.
Sapriya. (2015). Pendidikan IPS Konsep dan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja
Rosdakarya.
Setiarsih, A. (2016). Penguatan Identitas Nasional Melalui Pendidikan Multikultural
Berbasis Kearifan Lokal.
Sudrajat, S. (2014). Pendidikan multikultural untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
IPS di sekolah dasar. JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Indonesia), 1(1), 1-19.
Supriatin, A., & Nasution, A. R. (2017). Implementasi pendidikan multikultural dalam
praktik pendidikan di Indonesia. Elementary: Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar, 3(1),
1-13.
Tarmizi. (2020). Pendidikan Multikultural: Konsepsi, Urgensi, Dan Relevansinya Dalam
Doktrin Islam. Jurnal Tahdzibi: Manajemen Pendidikan Islam, 5(1), 57–68.
Tilaar, H.A.R. (2004). Multikulturalisme: Tantangan-tantangan global masa depan dalam
transformasi pendidikan nasional. Jakarta: Lembaga Manajemen Universitas
Jakarta.
Wihardit, K. (2010). Pendidikan Multikultural: suatu konsep, pendekatan dan solusi. Jurnal
Pendidikan, 11(2), 96-105.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 risma iryani, agmelia fatika anggraini, alisa syabrina, rezza risky fadila (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












